Selasa, 02 April 2019

Jangan Pernah Lelah Mencintai Indonesia

Jangan Pernah Lelah Mencintai Indonesia


H. Yaqut Cholil Qoumas atau lebih dikenal dengan nama panggilan Gus Yaqut, lahir di Rembang tanggal 4 Januari 1975 dari pasangan K.H Muhammad Cholil Bisri dan Hj. Muhsinah Cholil. Masa kecil Gus Yaqut dibesarkan di lingkungan Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Kabupaten Rembang, yang merupakan pondok pesantren ayahnya. Ayah Gus Yaqut (K.H Muhammad Cholil Bisri) juga salah satu pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sedangkan saudaranya Gus Yaqut yakni Yahya Staquf adalah salah satu tokoh Nahdlatul Ulama, yang saat ini menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Gus Yaqut saat in mendapat kepercayaan sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor periode 2015-2020, yang merupakan organisasi sayap kepemudaan dari Nahdlatul Ulama. Selama menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Gus Yaqut adalah orang yang berdiri paling depan, dlama menyuarakan cinta tanah air dan tegas menolak paham radikal di Indonesia. K.H Bisri Mustofa (1915-1977) adalah kakek Gus Yaqut, sosok ulama terkenal yang meninggalkan banyak karya sekita 54 buah judul. Salah satu karya terkenal beliau adalah kitab tafsir Al-Ibriz. Pemikiran beliau lebih cenderung berada ditengah-tengah antara tekstual-skripturalis dan rasional. Beliau hidup dalam tiga era, yaitu era penjajahan, Soekarno dan orde baru.

Jabatan yang pernah diemban K.H Bisri Mustofa antara lain : Ketua Nahdlatul Ulama, Hizbullah Cabang Rembang, Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI). Masyumi  Cabang Rembang, kepala Kantor Urusan Agama, ketua Pengadilan Agama Rembang, anggota konstituante, anggota MPRS dan Pembantu Menteri Penghubung Ulama. Di masa Orde Baru, K.H Bisri Mustofa pernah menjadi anggota DPRD I Jawa Tengah (Pemilu 1971) dari Fraksi NU dan anggota MPR dari utusan Daerah Golongan Ulama. Pada tahun 1977, beliau menjadi anggota Majelis Syuro PPP Pusat. Secara bersamaan, beliau juga duduk sebagai Syuriah NU wilayah Jawa Tengah.

Gus Yaqut adlaah putera ke empat dari K.H M. Cholil Bisri (anak pertama dari K.H Bisri Mustofa) Kiprah K.H M. Cholil Bisri dalam kegiatan politik tidak diragukan lagi. Pada pemilu 1982, beliau diminta untuk menjadi anggota DPRD tingkat I, tetapii beliau tolak (beliau hanya mau di DPRD tingkat II). Tawaran menjadi anggota DPRD tingkat I diserahkan kepada adiknya K.H A. Mustofa Bisri. Pada tahun 1992 beliau menjadi anggota DPRD RI dari PPP. Ketika NU mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), beliaupun turut aktif sebagai inisiator dan akhirnya terpilih sebagai Wakil Ketua MPR RI, menggantikan kedudukan Matori Abdul Jalil (Menteri Pertahanan Kabinet Gotong Royong). 

Gus Yaqut juga keponakan dari KH. A. Mustofa Bisri (Gus Mus). Gus Mus dikenal sebagai sastrawan dan budayawan yang lahir di Leteh, Rembang, 10 Agustus 1944. Gus Mus adik dari KH. M. Cholil Bisri ayah H. yaqut Cholil Qoumas. Dalam dunia politik, Gus Mus bersama Gus Dur dan beberapa Kyai sepuh lainnya ikut mendeklarasikan berdirinya PKB dan beliau perancang gambar lambangnya. Setelah KH. M. Cholil Bisri wafat, Gus Mus memimpin Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin dengan dibantu KH. Yahya Cholil Staquf (Kakak Gus Yaqut). KH. Yahya Cholil Staquf adalah putera pertama KH. M. Cholil Bisri, pernah menjadi juru bicara Kepresidenan era Gus Dur yang saat ini menjabat sebagai Katib Aam PBNU dan salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Joko Widodo.

Karir H. Yaqut Cholil Qoumas
-    Ketua Umum PC PMII UI-Depok 1996 - 1999
-    Ketua DPC PKB Kabupaten Rembang 2001 - 2014
-    Anggota DPRD Kabupaten Rembang 2005
-    Wakil Bupati Rembang 2005 - 2010
-    Manager PSIR Rembang 2006 - 2007
-    Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor 2010 - 2015
-    Ketua Yayasan KH. Bisri Mustofa Rembang 2012 – sekarang
-    Anggota DPR RI FPKB 2014 - 2019
-    Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor 2015 - 2020
-    Dewan Penasehat FKDT 2017 - sekarang

Sumber : Brosur Gus Yaqut
Pelantikan Pengurus Pimpinan Ranting GP Ansor Desa Karangtalok MH 2019-2021

Pelantikan Pengurus Pimpinan Ranting GP Ansor Desa Karangtalok MH 2019-2021


Ansor Ampelgading – Karangtalok. Berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan Cabang No : 217/PC.X-29/SK/IV/2019, atas dasar pengajuan permohonan penerbitan surat keputusan dengan No : 002/PR.5-D/SR-01/I/2019 dan surat rekomendasi pimpinan anak cabang gerakan pemuda ansor kecamatan ampelgading No : 040/PAC.D-29/SR-01/IV/2019. Pimpinan ranting ansor desa karangtalok menyelenggarakan pelantikan yang dilaksanakan Selasa, 2 April 2019 di Masjid Baituttaqwa. 

Acara yang dihadiri sahabat Mahfudin, S. Ag dan jajaran pimpinan cabang melantik sahabat-sahabat pengurus pimpinan ranting gerakan pemuda ansor desa karangtalok masa khidmat 2019-2021. Berikut Susunan Pengurus PR GP Ansor Desa Karangtalok :

I.    Pengurus Harian
Ketua : Nur Rohim, S.HI
Wakil Ketua I : Cahyono
Wakil Ketua II : Abdul Manan
Wakil Ketua III : Ari Wijayanto

Sekretaris : Rohani
Wakil Sekretaris I : Yenuri
Wakil Sekretaris II : Zaenudin
Wakil Sekretaris III : Khaerul Anam

Bendahara : Kusmanto
Wakil Bendahara  : Nurochim

II.    Dewan Penasehat
Ketua : Nasikhin
Sekretaris : Abdul Khalim, M.Pdi
Anggota :
1.    Sabar
2.    M. Ikhsan

Pada Surat Keputusan yang ditandangani Ketua dan Sekretaris pada 26 Rojab 1440 H / 02 April 2019 M tersebut, berlaku sampai 04 Januari 2021.

Rabu, 27 Maret 2019

Materi Rakerancab I Gerakan Pemuda Ansor Ampelgading

Materi Rakerancab I Gerakan Pemuda Ansor Ampelgading



RAKERANCAB I
PIMPINAN ANAK CABANG
GERAKAN PEMUDA ANSOR KEC. AMPELGADING
MASA KHIDMAT 2018 – 2020

“Merawat Tradisi, Mengawal Kaderisasi Untuk
Kemandirian Organisasi”





PENDOPO DESA UJUNGGEDE KEC. AMPELGADING
Ahad, 18 Februari 2018 | 2 Jumadil Akhir 1439 H
MANUAL ACARA RAPAT KERJA ANAK CABANG
PAC GP ANSOR KEC. AMPELGADING KAB. PEMALANG
MASA KHIDMAT 2018 – 2020

Pendopo Desa Ujunggede Kecamatan Ampelgading
2 Jumadil Akhir 1439 H | 18 Februari 2018


No   
HARI/TANGGAL   
WAKTU   
AGENDA   
PJ












1   









Ahad
2 Jumadil Akhir 1439 H /
18 Februari 2018 M   
08.00-11.00
   
Pelantikan
   
OC
       
11.30-12.00
   
Sidang Pleno 1 Pengesahan Tatib
   
PAC
       
12.00-12.30
   
Ishoma
   
OC
       
12.30-14.00
   
Komisi/Rakor Bidang Rijalul Ansor dan Banser
   
PAC
       
14.00-15.00
   
Pleno Pengeshan Hasil Komisi
   
PAC
       
15.00-15.30
   
Laporan Masing-masing PR
   
       
15.30-16.00
   
Isho
   
       
16.00-16.30
   
Sidang Pleno II Penetapan keputusan PAC GP Ansor Ampelgading
   
PAC
       
16.30-Selesai
   
Penutupan
   
PAC


















KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kita panjatkan kehadiran Allah SWT, atas limpahan rahmat-Nya kepada kita semua sehingga kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat tanpa halangan suatu apapun, dalam rangka berkhidmat dengan Ansor dan NU. Semoga keberkahan selalu yang kita dapatkan Aamiin.

Sesuai dengan amanat PD/PRT dan PO Gerakan Pemuda Ansor maka Rapat Kerja Anak Cabang harus dilaksanakan minimal 1 tahun sekali selama masa khidmat. Rakerancab dilaksanakan dengan tujuan mengagendakan rumusan-rumusan kebijakan pimpinan anak cabang gerakan pemuda ansor kecamatan ampelgading hingga akhir masa khidmat tahun 2020 nanti.

Rakerancab pertama pada kepengurusan ini diharapkan membahas beberapa isu strategis kedepan dalam menjaga ajaran Islam ala ahlussunnah wal jamaah seperti kehidupan sosial, budaya dan politik.

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang turut serta mensukseskan gelaran Rakerancab I ini. Utamanya kepada pemerintah desa Ujunggede Kecamatan Ampelgading beserta banom-banom pimpinan ranting yang sudah banyak membantu terlaksananya rakerancab I ini.

Demikian semoga rancangan ini dapat dijadikan pedoman pembahasan dalma sidang-sidang komisi dan pleno. Sehingga keinginan GP Ansor Kecamatan Ampelgading dapat termuat dalam ketetapan-ketetapan Rakerancab I Tahun 2018 ini.


    Selamat Ber-Rakerancab Sahabat !






















SAMBUTAN
PIMPINAN ANAK CABANG GERAKAN PEMUDA ANSOR KEC. AMPELGADING
MASA KHIDMAT 2018 – 2020

    Rapat Kerja Anak Cabang I PAC GP Ansor Kecamatan Ampelgading ini amanat PD/PRT yang harus dilaksanakan dalam menegaskan komitemn dan melaksanakan hasil-hasil Konferancab akhir tahun 2017 di MI Ma’arif NU Banglarangan, Rakerancab I ini juga merupakan Institusi Tertinggi di tingkat Kecamatan yang kepadanya dititipkan harapan untuk melanjutkan dan menyinambungkan eksistensi organisasi Gerakan Pemuda Ansor.
    Adalah dengan Hidayah dan Rahmat Allah SWT, kelanjutan PAC GP Ansor Kecamatan Ampelgading Masa Khidmat 2018-2020 telah dapat bersimpuh, berjalan beriring, menatap masa depan, menjunjung amanah Konferensi anak Cabang PAC GP Ansor Kec. Ampelgading pada tanggal 09 Desember 2017. Dengan tekad pengabdian dan untuk menyambungkan mata rantai amanah sejarah Gerakan Pemuda Ansor di Kecamatan Ampelgading ini.
    Kami menyampaikan ucapan terimakasih atas kerja keras seluruh panitia PAC, PR dan seluruh jajaran Banser se Kecamatan Ampelgading, serta tidak ketinggalan Dewan Penasehat serta para Kyai-kyai yang telah sudi memberikan nasehat dan bimbingannya serta sumbangsihnya terhadap Gerakan Pemuda Ansor tercinta, hingga sampai saat ini. Kepada Pemerintah Desa Ujunggede juga kami sampaikan terimakasih karena telah berkenan menjadi tempat kami bre Rapat Kerja. Rakerancab I PAC GP Ansor Kec. Ampelgading tahun 2018 ini diharapkan akan menjadi media konsolidasi organisasi, ajang silaturahmi bagi Pengurus Ansor se kecamatan Ampelgading.
    Akhirnya, kepada seluruh peserta kami mengucapkan selamat mengikuti Rakerancab I PAC GP Ansor Kec. Ampelgading Masa Khidmat 2018-2020, semoga Allah memberikan hidayah kepada kita semua. Aamiin..


    Ampelgading, 30 Jumadil Awal 1439 H
            16 Februari 2018 M


PIMPINAN ANAK CABANG
GERAKAN PEMUDA ANSOR KEC. AMPELGADING KAB. PEMALANG


Ketua,                            Sekretaris,
  Ttd                    Ttd



MEGA KURNIAWAN, S.Pd                FANDI FIRMANSYAH, A.Md








MARS GERAKAN PEMUDA ANSOR


Irama : 2/4
Lagu : Iskandar
Syair : H. Mahbub Djunaedi


Darah dan nyawa telah kuberikan
Syuhada rebah Allahu Akbar
Kini bebas rantai ikatan
Negara jaya Islam yang benar

Berkibar tinggi panji gerakan
Iman di dada patriot perkasa
Ansor maju satu barisan
Sribu rintangan patah semua

Tegakkan yang adil
Hancurkan yang dzolim
Makmur semua
Lenyap yang nista

Allahu Akbar Allahu Akbar
Pagar baja gerakan kita
Bangkitlah bangkit putera pertiwi
Tiada gentar dada kemuka
Bela agama bangsa negeri












DAFTAR ISI


    Hal
    Manual Acara            1
    Kata Pengantar            2
    Sambutan PAC GP Ansor Kec. Ampelgading            3
    Mars Gerakan Pemuda Ansor            4
    Daftar Isi            5
    Keputusan Rakerancab I Tentang Nomor : 01/Rakerancab I/II/2018            6
    Rancangan Tata Tertib Rakerancab I PAC GP Ansor Kec. Ampelgading            7
    Keputusan Rakerancab I Nomor : 02/Rakerancab I/II/2018            14
    Pokok-pokok Pikiran Program Kerja            11
    Keputusan Rakerancab I Nomor : 03/Rakerancab I/II/2018            14
    Draf Materi Sidang Komisi A Tentang Program Kerja            15
    Keputusan Rakerancab I Nomor : 04/Rakerancab I/II/2018            19
    Draf Materi Sidang Komisi B Tentang Rekomendasi            20
    Keputusan Tentanga Rekomendasi Tahun 2018            22
    Keputusan Rakerancab I Nomor : 05/Rakerancab I/II/2018            23
    Draft Materi Sidang Komisi B Tentang Kebanseran            24
    Keputusan Tentang Kebanseran Tahun 2018            25
    Sidang Pleno II            26
    Susunan Pengurus PAC GP Ansor Kec. Ampelgading MH 2018 - 2020            33
    Mars Banser            35














KEPUTUSAN RAKERANCAB
PIMPINAN ANAK CABANG GERAKAN PEMUDA ANSOR
KECAMATAN AMPELGADING TAHUN 2018

Nomor : 01/Rakerancab I/II/2018

Tentang
TATA TERTIB RAPAT KERJA ANAK CABANG
GERAKAN PEMUDA ANSOR
KECAMATAN AMPELGADING MASA KHIDMAT 2018-2020

Bismillahirohmanirrohim
Rakerancab I Gerakan pemuda Ansor Tahun 2018, setelah :
Menimbang    :    1. Bahwa Rakerancab GP Ansor memandang perlu untuk membuat tatib.
        2.     Bahwa untuk memberikan landasan hukum pelaksanaan tata tertib, maka dipandang perlu untuk disahkan dalam sebuah keputusan.

Mengingat    :       Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga GP Ansor.

Memperhatikan    :       1.    Hasil Sidang Pleno Tata Tertib.
        2.    Saran-saran yang disampaikan dalam sidang Tata Tertib.

MEMUTUSKAN

Menetapkan    :       1.    Mengesahkan Tata Tertib Rakerancab I GP Ansor sebagai mana terlampir dalam keputusan ini.
        2.    Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan ditinjau kembali bila ada kekeliruan dalam pelaksanaanya.


    Ditetapkan di     : Ampelgading
    Pada Tanggal     : 18 Februari 2018


Pimpinan Sidang Pleno Tata Tertib
Rakerancab I PAC GP Ansor Kec. Ampelgading 2018


                                  Ketua                                                                                      Sekretaris
                                    Ttd     Ttd                        Ttd



                 ( M. Khafif Tabarok )                                                          ( Nur Hadi, S.PdI )







TATA TERTIB  RAPAT KERJA ANAK CABANG I
GERAKAN PEMUDA ANSOR  KEC. AMPELGADING TAHUN 2018
BAB I
KETENTUAN UMUM

Pasal 1
1.    Forum ini bernama Rapat Kerja Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Ampelgading tahun 2018, yang selanjutnya disebut Rakerancab I 2018
2.    Rakerancab 2018 ini diselenggarakan pada hari Ahad , 18 Februari 2018 bertepatan dengan 02 Jumadil Akhir 1439 H, di Pendopo Desa Ujunggede.
3.    Rakerancab 2018 sah apabila dihadiri sekurang-kurangnya setengah lebih satu dari jumlah Ranting yang sah / ber SK
4.    Apabila point 3 (tiga) tidak terpenuhi maka Rakerancab 2018 ditunda selama 1x15 menit dan setelah itu Rakerancab 2018 dinyatakan sah.

BAB II
TUGAS DAN WEWENANG
Pasal 2
Rakerancab 2018 memiliki tugas :
1.    Sebagai forum permusyawaratan untuk merumuskan perjalanan tahunan berikutnya.
2.    Sebagai forum untuk membahas permasalahan-permasalahan khusus organisasi yang bersifat khusus ditingkat anak cabang.
3.    Semua keputusan yang terdapat di Rakerancab 2018 bersifat mengikat.
4.    Merumuskan penjabaran program kerja anak cabang

Pasal 3
Rakerancab 2018 memiliki wewenang :
1.    Mengadakan kegiatan-kegiatan pendukung
2.    Menetapkan keputusan lain yang dianggap perlu

BAB III
P E S E R T A
Pasal 4
Peserta Rakeracab 2018 adalah :
1.    Pengurus Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Ampelgading
2.    Utusan Pimpinan Ranting yang masing-masing berjumlah minimal 3 (tiga) orang dari ranting yang sah / ber SK
3.    Undangan adalah perorangan atau lembaga yang diundang oleh PAC.

BAB IV
HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA
Pasal 5
Peserta mempunyai hak :
1.    Mengemukakan usul, saran atau pendapat melalui pimpinan sidang.
2.    Menggunakan fasilitas yang disediakan oleh panitia

Pasal 6
Peserta mempunyai kewajiban untuk :
1.    Hadir dalam setiap acara yang ditetapkan
2.    Tidak menimbulkan keributan dan kegaduhan
3.    Harus mematuhi semua peraturan yang telah dikeluarkan oleh panitia dan berkewajiban untuk memenuhi semua ketentuan yang diatur dalam tatib ini
4.    Menjaga nama baik organisasi.
BAB V
PERSIDANGAN
Pasal 7
Rakerancab I mempunyai kelengkapan sidang
1.    Sidang Pleno
2.    Sidang Komisi
Sidang komisi terdiri dari
a.    Komisi A     : Organisasi dan Program Kerja
b.    Komisi B     : Kebanseran
c.    Komisi C     : Rekomendasi

BAB VI
PIMPINAN SIDANG
Pasal 8
1.    Pimpinan sidang terdiri dari seorang ketua dan seorang sekretaris
2.    Pimpinan sidang dipilih dari dan oleh anggota komisi yang diusulkan oleh komisi yang bersangkutan.
Pasal 9
Pimpinan sidang memiliki hak dan wewenang :
1.    Menjaga kelancaran dan ketertiban sidang
2.    Mengatur alur pembicaraan
3.    Mendengar, menanggapi dan menjawab pertanyaan peserta sidang
4.    Menetapkan keputusan dari hasil yang sudah disepakati oleh peserta

BAB VII
QUORUM DAN TATA CARA PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Pasal 10

1.    Seluruh persidangan dinyatakan sah apabila dihadiri sekurang-kurangnya setengah lebih satu dari jumlah yang ada
2.    Jika point 1 (satu) tidak terpenuhi maka sidang di skors 1x15 menit dan setelah itu sidang dianggap sah.
Pasal 11
1.    Pengambilan Keputusan diambil dengan cara musyawarah untuk mufakat.
2.    Apabila musyawarah mufakat tidak terapai, maka pengambilan keputusan diambil berdasarkan      suara terbanyak (voting)
BAB VIII
TATA CARA BERBICARA

Pasal 12
Demi ketertiban dan kelancaran persidangan tiap utusan berhak berbicara seizin pimpinan sidang.

Pasal 13
1.    Ketentuan mengenai waktu dan lamanya berbicara diatur oleh pimpinan sidang
2.    Bila berbicara melampaui batas yang ditetapkan, pimpinan sidang mengingatkan agar mengakhirinya dan pembicara harus mentaati peringatan tersebut.


Pasal 14
Untuk efesiensi waktu, maka setiap pembicara hendaknya langsung pada pokok persoalanya dan disampaikan secara singkat dan jelas.
Pasal 15
Setiap peserta dapat mengajukan interupsi untuk :
Meminta, mengajukan dan memberikan penjelasan tentang pokok maslah yang dibicarakan.

Pasal 16
1.    Apabila pembicara menyimpang dari pokok pembicaraan maka pimpinan sidang dapat memperingatkan dan memintanya supaya meluruskan pokok permasalahnya.
2.    Apabila pembicara dalam berbicara menggunakan kata-kata yang menyinggung perasaan seseorng, maka pimpinan sidang dapat memberikan nasehat dan memperingatkanya.

Pasal 17
1.    Apabila peserta melakukan perbuatan yang mengganu ketertiban sidang, pimpinan sidang memperingatkanya agar peserta tersebut menghentikannya
2.    Jika peringatan pada poin 1 tidak diindahkanya, maka pimpinan sidang dapat menyuruh peserta sidang untuk meninggalkan ruangan tersebut.

BAB IX
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 18
1.    Hal-hal yang belum diatur dalam tata tertib ini akan diatur oleh pimpinan sidang dengan mempertimbangkan aspirasi peserta.
2.    Tata tertib ini berlaku sejak saat ditetapkan sampai berakhirnya Rakerancab I 2018.


    Ditetapkan di  : Ampelgading
    Pada Tanggal : 18 Februari 2018


PIMPINAN SIDANG PLENO I

                                         Ketua       Sekretaris
                                           Ttd            Ttd




                        ( M. Khafif Tabarok )                                                            ( Nur Hadi, S.PdI )









KEPUTUSAN RAPAT KERJA ANAK CABANG I
PIMPINAN ANAK CABANG GERAKAN PEMUDA ANSOR
KECAMATAN AMPELGADING TAHUN 2018

Nomor : 02/Rakerancab I/II/2018

Tentang
POKOK-POKOK PIKIRAN PROGRAM KERJA
GERAKAN PEMUDA ANSOR
KECAMATAN AMPELGADING MASA KHIDMAT 2018-2020

Bismillahirohmanirrohim
Rakerancab Gerakan pemuda Ansor Tahun 2018, setelah :
Menimbang    :    1.    Bahwa Rakerancab GP Ansor memandang perlu untuk mengesahkan Organisasi dan Program Kerja.
2.       Bahwa untuk memberikan landasan hukum Organisasi dan Program Kerja, maka dipandang perlu untuk disahkan dalam sebuah keputusan.
Mengingat    :   Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga GP Ansor
Memperhatikan    :   1.    Hasil sidang komisi Organisasi dan Program Kerja.
        2.    Saran-saran yang disampaikan dalam sidang komisi Organisasi dan program Kerja

MEMUTUSKAN

Menetapkan    :   1.    Pokok-pokok Pikiran Program Kerja  Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Ampelgading masa khidmat 2018-2020.
        2.     Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan ditinjau kembali bila ada kekeliruan dalam pelaksanaanya.



    Ditetapkan di     : Ampelgading
    Pada Tanggal     : 18 Februari 2018


Pimpinan Sidang
Pokok-pokok Pikiran Program Kerja
Rakerancab I PAC GP Ansor Kec. Ampelgading 2018

                                Ketua                                                                                             Sekretaris
                                 Ttd     Ttd



  ( M. Khafif Tabarok )                                                              ( Nur Hadi, S.PdI )






POKOK-POKOK PIKIRAN PROGRAM KERJA
PAC. GP ANSOR KECAMATAN AMPELGADING
MASA KHIDMAT 2018 – 2020

I.    LATAR BELAKANG
Sejarah lahirnya GP Ansor tidak bisa dilepaskan dari sejarah panjang kelahiran dan gerakan NU itu sendiri. Tahun 1921 telah muncul ide untuk mendirikan organisasi pemuda secara intensif. Hal itu juga didorong oleh kondisi saat itu, di mana-mana muncul organisasi pemuda bersifat kedaerahan seperti, Jong Java, Jong Ambon, Jong Sumatera, Jong Minahasa, Jong Celebes dan masih banyak lagi yang lain. Dibalik ide itu, muncul perbedaan pendapat antara kaum modernis dan tradisional. Disebabkan oleh perdebatan sekitar tahlil, talkin, taqlid, ijtihad, mazhab dan masalah furuiyah lainnya. Tahun 1924 K.H. Abdul Wahid membentuk organisasi sendiri bernama Syubbanul Wathan (pemuda tanah air). Organisasi baru itu kemudian dipimpin oleh Abdullah Ubaid (Kawatan) sebagai Ketua dan Thohir Bakri (Peraban) sebagai Wakil Ketua dan Abdurrahim (Bubutan) selaku sekretaris. Setelah Syubbanul Wathan dinilai mantap dan mulai banyak remaja yang ingin bergabung. Maka pengurus membuat seksi khusus mengurus mereka yang lebih mengarah kepada kepanduan dengan sebutan “ahlul wathan”. Sesuai kecenderungan pemuda saat itu pada aktivitas kepanduan sebagaiman organisasi pemuda lainnya.
    Setelah NU berdiri (31 Januari 1926), aktivitas organisasi pemuda pendukung K.H. Abdul Wahab (pendukung NU) agak mundur. Karena beberapa tokoh puncanya terlibat kegiatan NU. Meskipun demikian, tidak secara langsung Syabbanul Wathan menjadi bagian (onderbouw) dari organisasi NU. Atas inisiatif Abdullah Ubadi, akhirnya pada tahun 1931 terbentuklah Persatuan Pemuda Nahdlatul Ulama (PPNU). Kemudian tangal 14 Desember 1932, PPNU berubah nama menjadi Pemuda Nahdlatul Ulama (PNU). Pada tahun 1934 berubah lagi menjadi Ansor Nahdlatu Ulama (ANO). Meski ANO sudah diakui sebagai bagian dari NU, namun secara formal organisasi belum tercantum dalam struktur NU, hubungannya masih hubungan personal. Ansor dilahirkan dari Nahdlatul Ulama (NU) dari situasi “konflik” internal dan tuntutan kebutuhan alamiah. Berawal dari perbedaan antara transional dan tokoh modernis yang muncul di tubuh Nahdlatul Wathan, organisasi keaagamaan yang bergerak di bidan pendidikan, pembinaan mubaligh, pembinaan kader. K.H. Abdul Wahab Hasbullah, tokoh tradisional dan K.H. Mas Mansyur yang berhaluan modernis, akhirnya menempuh arus gerakan yang berbeda justru saat tengah tumbuhnya semangat untuk mendirikan organisasi kepemudaan Islam. Dua tahun setelah perpecahan itu, para pemuda yang mendukung K.H Abdul Wahab yang kemudian menjadi pendiri NU membentuk wadah dengan nama Syubbanul Wathan (Pemuda Tanah Air). Organisasi inilah yang menjadi cikal bakal berdirinya Gerakan Pemuda Ansor setelah sebelumnya mengalami perubahan nama seperti Persatuan Pemuda NU (PPNU), Pemuda NU (PNU), dan Anshoru Nahdlatul Oelama (ANO). Nama Ansor ini merupakan saran K.H. Abdul Wahab sekaligus Guru besar kaum muda saat itu yang diambil dari nama kehormatan yang diberikan Nabi Muhammad SAW kepada penduduk Madinah yang telah bejasa dalam perjuangan membela dan menegakkan agama Allah. Dengan demikian ANO dimaksudkan dapat mengambil hikmah serta tauladan terhadap sikap, perilaku dan semangat perjuangan para sahabat Nabi yang mendapat predikat Ansor tersebut. Gerakan ANO (yang terbentuk disebut GP Ansor) harus senantiasa mengacu pada nilai-nilai dasar Sahabat Ansor, sebagai penolong, pejuang dan bahkan pelopor dalam menyiarkan, menegakkan dan membentengi ajaran Islam. Inilah komitmen awal yang harus dipegang teguh setiap anggota ANO (GP Ansor). Meski ANO dinyatakan sebagai bagian dari NU, secara formal organisatoris belum tercantum dalam struktur organisasi NU. Hubungan ANO dengan NU saati itu masih bersifat hubungan pribadi antar tokoh. Baru pada Muktamar NU ke-9 di Banyuwangi, tepatnya pada tanggal 10 Muharram 1353 H atau 24 April 1934, ANO diterima dan disahkan sebagai bagian (departmen) pemuda NU dengan pengurus antara lain : Ketua H.M Thohir Bakri, Wakil Ketua Abdullah Oebadyd, Sekretaris H. Achmad Barawi dan Abdus Salam (tangal 24 April itulah yang kemudian dikenal sebagai tanggal kelahiran Gerakan Pemuda Ansor). Dalam perkembangan secara diam-diam khususnya ANO Cabang Malang mengembangkan organisasi gerakan kepanduan yang disebut Banoe (Barisan Ansor Nahdlatul Oelama) yang kelak disebut BANSER (Barisan Serbaguna). Dalma Kongres II ANO di Malang tahun 1937. Di Kongres ini, Banoe menunjukkan kebolehan pertama kalinya dalam baris berbaris dengan mengenakan seragam dengan Komandan Moh. Syamsul Islam yang juga Ketua ANO Cabang Malang. Sedangkan instruktur umum Banoe Malang adalah Mayor TNI Hamid Rusydi, tokoh yang namanya tetap dikenang dan bahkan diabadikan sebagai salah satu jalan di kota Malang.
    Salah satu keputusan penting Kongres II ANO di Malang tersebut adalah didirikannya Banoe di tiap cabang ANO. Selain itu, menyempurnakan Anggaran Rumah Tangga ANO terutama yang menyangkut soal Banoe. Pada masa pendudukan Jepang organisasi-organisasi pemuda diberangus oleh pemerintah Jepang termasuk ANO. Setelah revolusi fisik (1945-1949) usai, tokoh ANO Surabaya, Moh. Chusaini Tiway, melempar sambutan posifit dari K.H Wachid Hasyim menteri Agama RIS kala itu, maka pada tanggal 1949 lahir kesepekatan membangun kembali ANO dengan nama baru Gerakan Pemuda Ansor, disingkat Pemuda Ansor (kini lebih populer disingkat GP Ansor). GP Ansor hingga saat ini telah berkembang memilik 433 Cabang (Tingkat Kabupaten/Kota) dibawah koordinasi 34 Pengurus Wilayah (Tingkat Provinsi) hingga ke tingkat Desa. Ditambah dengan kemampuan mengelola keanggotaan khusus Banser (Barisan Ansor Serbaguna) yang memiliki kualitas dan kekuatan tersendiri di tengah masyarakat.
    Di sepanjang sejarah perjalanan bangsa, dengan kemampuan dan kekuatan tersebut GP Ansor memiliki peran strategis dan signifikan dalam perkemabgan masyarakat Indonesia. GP Ansor mampu mempertahankan eksistensi dirinya, mampu mendorong percepatan mobilitas sosial, politik dan kebudayaan bagi anggotanya, serta mampu menunjukkan kualitas peran maupun kualitas keanggotaannya. GP Ansor tetap eksis dalam setiap episode sejarah perjalanan bangsa dan tetap menempati posisi dan peran yang strategis dalam setiap pergantian kepemimpinan nasional. Perubahan merupakan keniscayaan yang pasti terjadi dalam, kehidupan kemajuan teknologi terutama teknologi komunikasi menyebabkan laju perubahan terlihat semakin cepat, akibatnya keadaan pasa masa mendatang semakin sulit diramalkan. Memasuki tahun 2004, dunia berada pada masa milenium baru yang memiliki dampak psikolog yang signifikan terhadap kehidupan sumberdaya manusia pada umumnya. Menghadapi kondisi semacam itu peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan masalah yang tidak bisa ditawar lagi. Besarnya jumlah angggota GP Ansor tidak begitu berarti kalau tidak didukung oleh kualitas SDM yang handal. Tanpa adanya peningkatan kualitas kader tidak mungkin terjadi segala program dapat tercapai. Begitu pentingya SDM terhadap dominasi aktivitas manusia sehingga mewujudkan sesuatu yang lebih baik. Hanya permasalahannya apakah dilingkungan GP Ansor sudah siap dan mempunyai komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta didukung kondisi kondusif yang mendorong pencapaian komitmen.
    Secara umum permasalahan yang menjadi kendala dalam pengembangan GP Ansor dapat dibedakan menjadi dua aspek, yaitu aspek internal dan aspek eksternal. Permasalah GP Ansor antara lain :
a.    Organisasi dan Managemen
Kendala dibidan organisasi bisa dilihat dari kurang berjalannya kepengurusan secara maksimal disebagian pengurus yang kurang berfungsi sehingga menghambat jalannya organisasi.
Keadaan ini berjalan seiring dengan sistem manajemen yang kurang mendukung. Hal ini harus diatasi dan diperbaiki sedikit demi sedikit meskipun itu agak terlambat dicapai karena kurang persiapannya pada tingkat pimpinan pusat kelemahan managemen tampak pada :
1.    Banyaknya anggota pengurus yang tidak aktif, hanya sebagian dari pengurus harian dan sebagian lembaga bahkan juga anggota lembaga yang sama sekali tidak pernah datang ke acara baik Rakor antar atau acara yang lain yang ada hubungannya dengan organisasi. Ketidak aktifan itu disebabkan antara lain karena faktor loyalitas terhadap organisasi, dan ikatan dinas atau instansi mereka bekerja, kesibukan lain yang sangat menyita sehinga tidak ada kesempatan untuk organisasi.
2.    Keterbatan waktu yang disediakan untuk organisasi sangat singkat mungkin antara 2-4 jam setiap minggu. Apalagi tidak ada sanksi bagi yang tidak aktif.
3.    Sebagai akibat dari 1 dan 2, maka mekanisme organisasi menjadi tidak sehat. Kelemahan diatas juga dialami hampir di semua anak cabang dan ranting, namun ada sebagian yang tidak.
b.    Kelangkaan Sumber Daya Manusia
Sekalipun jumlah sumberdaya manusia yang cukup banyak, tetapi pada umumnya berkualtias rendah, terutama yang berada dilapisan bawah dari warga Ansor yang tidak mengenyam pendidikan tingkat atas/tinggi, maka tidak memiliki ketrampilan atau kemampuan yang dapat diandalkan. Sementara perubahan orientasi dan munculnya tugas-tugas baru, jelas membutuhkan tenaga yang cukup profesional sebagai manajer program dan motivator pembangunan masyarakat. Inilah salah satu kendala mengapa bidang parsipasi yang mengarah pada pengembangan program belum banyak dilaksanakan.

II.    TUJUAN PROGRAM
a.    Umum
Memberdayakan kaum muda NU yang berahlusunnah waljamaah dengan peningkatan kualitas keimanan, kekaderan, kelimuan, keintelekstualan, kebangsaan dan profeisionalisme untuk mewujudkan pemimpin masa depan Nahdlatul Ulama yang jujur dan mampu menghadapi perubahan zaman.
b.    Khusus
1.    Membentuk dan mendorong lahirnya pemuda Nadhalatul Ulama yang konsisten terhadap nilai dasar organisasi maupun perjuangan NU dimasyarakat.
2.    Menumbuhkan kesadaran dalam mengembangkan pola berpikir dan berkreasi terhadap pengembangan kepribadian dan peningkatan kreativitas.
3.    Menciptakan konsolidasi organisasi dan menumbuh kesadaran berjuang, khususnya bagi pemuda guna kepentingan masyarakat dan negara.
4.    Untuk memantapkan keberadaan fungsi peran organisasi dalam memenuhi kepentingan anggota dan menopang perjuangan Nadhlatul Ulama.
5.    Untuk mengembangkan potensi anggota secara kritis dan kreatif dalam mewujudkan kegiatan nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.
6.    Untuk meletakkan kerangka landasan bagi perjuangan organisasi berikutnya secara berencana dan berkesinambungan.
7.    Meletakan kerangka landasan bagi perjuangan berikutnya secara berencana dan berkesinambungan.

III. ARAH DAN STRATEGI PERJUANGAN
a.    Arah Program
Gerakan Pemuda Ansor sebagai aset pembangunan bangsa dan tunas NU senantiasa mewujudkan potensinya dalam bentuk konkrit. Maka program-program yang dibutuhkan yaitu program yang mengarah pada peningkatan kualitas dan kuantitas organisasi serta anggota, juga mengembangkan parsipisai dalam perjuangan NU dan pembangunan Nasional.
b.    Stategi Program
1.    Menumbuhkan kader NU yang memiliki wawasan intelektual yang tinggi, sikap dan perilaku yang dinamis dan kreatif serta memiliki profesi dan berakhlakul karimah.
2.    Menumbuhkan kader-kader NU yang memiliki wawasan kebangsaan dan komitmen idiologis kepekaan sosial yang tinggi mencapai tujuan pembangunan bangsa, sehingga tercipta kader-kader bangsa dan kader pembangunan.
3.    Membina dan mengembangkan organisasi dan anggota dengan lebih meningkatkan peran organisasi melalui program-program kaderisasi dan pengembangan bakat serta minat anggota.

Meningkatkan kemampuan untuk memahami ajaran-ajaran Islam, terutama faham ahlusunnah wal jama’ah di refisikan dalam berbagai kehidupan masyarakat.

IV. ASAZ PELAKSANAAN PROGRAM
Dalam melaksanakan aktivitas-aktivitas perjuangan dan pengembangan Ansor, asas-asas yang digunakan ialah :
a.    Asaz Keterpaduan
Pelaksanaan program tidak dilakukan secara terpisah, tetapi pelaksanaan antara program memiliki makna terpadu (integral) begitu pula antara pusat dan daerah.
b.    Asaz Kebersamaan
Pelaksanaan program dilaksanakan dengan semangat kebersamaan dan saling menunjang, sehingga keberhasilan program merupakan keberhasilan kolektif, bukan keberhasilan individual.
c.    Asaz Manfaat
Pelaksanaan program dan hasilnya diupayakan secara maksimal untuk dapat memberikan manfaat bagi anggota, organisasi dan masyarakat.
d.    Asaz Kesinambungan
Asaz ini dimaksudkan agar pembenahan pengembangan merupakan usaha yang mempunyai sifat meneruskan hal-hal yang baik yang pernah dilakukan. Disini terkandung maksud prinsip istiqomah terhadap jalur kegiatan yang pernah dilakukan sesuai dengan kaidah AL-MUHAFADLATU’ALA QIDIMIS SHOLEH WA AL-AKHDZU BI AL-JADIDIL ASLAH.
e.    Asaz Kepeloporan
Gagasan dan pelaksanaan program yang dilakukan melalui kreativitas serta sarat dengan etos dan semangat kepeloporan.
f.    Asaz Kesimbangan
Gagasan dan program yang lakukan senantiasa menjaga prinsip kesimbangan baik keseimbangan material/spritual maupun keseimbangan jasmani dan rohani.
KEPUTUSAN RAPAT KERJA ANAK CABANG I
PIMPINAN ANAK CABANG GERAKAN PEMUDA ANSOR
KECAMATAN AMPELGADING TAHUN 2018

Nomor : 03/Rakerancab I/II/2018

Tentang
PROGRAM KERJA
GERAKAN PEMUDA ANSOR
KECAMATAN AMPELGADING MASA KHIDMAT 2018-2020

Bismillahirohmanirrohim
Rakerancab I Gerakan pemuda Ansor Tahun 2018, setelah :
Menimbang    :    1.    Bahwa Rakerancab  I GP Ansor memandang perlu untuk mengesahkan Organisasi dan Program Kerja.
2.       Bahwa untuk memberikan landasan hukum Organisasi dan Program Kerja, maka dipandang perlu untuk disahkan dalam sebuah keputusan.
Mengingat    :   Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga GP Ansor
Memperhatikan    :   1.    Hasil sidang komisi Organisasi dan Program Kerja.
        2.    Saran-saran yang disampaikan dalam sidang komisi Organisasi dan program Kerja

MEMUTUSKAN

Menetapkan    :   1.    Mengesahkan Program Kerja Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Ampelgading masa khidmat 2018-2020.
        2.     Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan ditinjau kembali bila ada kekeliruan dalam pelaksanaanya.



    Ditetapkan di     : Ampelgading
    Pada Tanggal     : 18 Februari 2018


Pimpinan Sidang  Program Kerja
Rakerancab I PAC GP Ansor Kec. Ampelgading 2018

                                Ketua                                                                                             Sekretaris
                                  Ttd                                               Ttd



  ( M. Khafif Tabarok )                                                               ( Nur Hadi, S.PdI )








KOMISI A

PROGRAM KERJA

I.    PENDAHULUAN
Gerakan Pemuda Ansor adalah wadah penyaluran aspirasi generasi muda Islam yang berhaluan Ahlussunah Waljama’ah. Secara garis besar program PAC GP Ansor Kecamatan Ampelgading menitik beratkan pada konsolidasi internal organisi, penguat sistem kaderisasi, penguatan nilai aqidah dan tradisi, pemberdayaan kader dibidang perekonomian, olahraga dan senibudaya demi mewujudkan kemandirian organisasi.

II.    PENGERTIAN
1.    Program Kerja PAC. GP Ansor Kecamatan Ampelgading adalah garis besar program sebagai pernyataan dan kehendak warga GP ANSOR Kecamatan Ampelgading yang ditetapkan melalui Konferensi Anak Cabang.
2.    Program Kerja PAC. GP Ansor Kecamatan Ampelgading merupakan haluan kerja Pengurus GP Ansor diseluruh PR GP Ansor se Kecamatan Ampelgading, dalam upaya pengembangan kualitas dan kuantitas warga GP Ansor untuk mewujudkan cita-cita organisasi dan Nahdlatul Ulama.

III.    MAKSUD DAN TUJUAN
Program Kerja GP Ansor dimaksudkan untuk memberikan arah dan kebijakan bagi perjuangan dan pengembangan potensi organisasi. Program Kerja PAC GP Ansor Kecamatan Ampelgading ini dinyatakan dan didayagunakan sebagai berikut :
1.    Sebagai dasar PAC GP Ansor Ampelgading untuk menetapkan kebijakan dan langkah-langkah stategis.
2.    Sebagai pedoman bagi kepengurusan GP Ansor dibawahnya untuk menyusun program kerja selama satu periode.

IV.    PELAKSANAAN
1.    Program Kerja yang telah ditetapkan oleh Konferensi Anak Cabang GP Ansor ini harus dilaksanakn oleh Pimpinan Ranting di seluruh Kecamatan Ampelgading.
2.    Program Kerja ini akan ditinjau kembali pada Rapat Kerja Anak Cabang untuk disesuaikan dengan kondisi dan situasi.

V.    POKOK-POKOK PROGRAM
A.    Program Penguatan dan Pengembangan Organisasi
1.    Target Program
Terwujudnya konsolidasi organisasi GP Ansor yang mencakup pemantapan struktur, mekanisme kerja dan institusi lembaga GP Ansor, serta semakin mantapnya peran organisasi dalam pengembangan ormas kepemudaan dan masyarakat.
2.    Bentuk Program
a.    Konsolidasi organisasi secara internal PAC dan PR maupun eksternal dengan lembaga, badan otonom NU ditingkat Kecamatan Ampelgading.
b.    Mengupayakan terciptanya kesamaan Visi, Misi dan Orientasi Pimpinan GP Ansor di semua tingkat kepengurusan.
c.    Mengingkatkan Potensi diri kader dan pengurus GP Ansor melalui jenjang pendidikan dan pelatihan sesuai dengan pedoman pengkaderan GP Ansor
d.    Meningkatkan tertib administrasi dan keterampilan Manajemen dijajaran pengurus dan anggota
e.    Meningkatkan dan mengembangkan kerjasama yang sinergis dan kemitraan strategis dengan segenap Stakeholder GP Ansor dalam pembinaan dan pengembangan pemuda.
f.    Melakukan Pendataan potensi anggota
g.    Meningkatkan tali silaturahmi disemua kalangan
h.    Meningkatkan daya guna dan hasil guan kader-kader GP Ansor baik dikalangan NU maupun masyarakat luas.

B.    Program Pengembangan Kader
1.    Target Program
Terwujudnya kader organisasi yang mampu memikul tanggung jawab untuk meneruskan komitmen dan cita-cita perjuangan, memiliki wawasan Islam Ahlu sunnah waljam’ah serta merupakan sumber daya insani yang potensial, dinamis, produktif dan berakhaqul karimah.
2.    Bentuk Program
a.    Mengembangakan bentuk-bentuk pendidikan dan pelatihan yang mampu menunjang pemantapan ideologi kader.
b.    Melakukan upaya standarisasi terhadap proses kaderisasi yang telah dilakukan, agar didapatkan kader yang merata pada setiap daerah.
c.    Meningkatkan kualitas kader melalui jenjang pelatihan formal organisasi utamanya PKD dan DIKLATSAR dan pengkaderan yang lain yang bertujuan menghasilkan kader yang militan dan berkualitas.
d.    Meningkatkan kualitas kader melalui pelatihan non formal seperti Pelatihan Jurnalistik, Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Pelatihan Keterampilan.
e.    Meningkatkan pelatihan kualitas  kader dengan pelatihan sesuai dengan bakat dan minat kader, misalnya kewajiban kewirausahaan, seni budaya, serta pelatihan berbasis potensi daerah dengan membentuk proyek percontohan.
f.    Meningkatkan kualitas kader dengan memperdalam pengetahuan tentang Aswaja, misal dengan Diskusi rutin, seminar, Halaqoh dan Work shop dan Kajian Kitab Kuning.
g.    Menumbuhkan pola pikir kritis dan kreatif dan Mandiri.
h.    Menyediakan sarana dan fasilitas pembinaan kader melalui forum-forum kajian keilmuan.
i.    Menumbuhkan kepercayaan kader untuk memiliki watak patriotisme melalui proses pendidikan dan pengkaderan yang konseptual

C.    Program Bidang Olahraga dan Seni Budaya
1.    Target Program
Tumbuh dan bina potensi kader yang sehat lahir maupun batin dan mampu mengembangkan bakat dan mampu mengembangkan bakat dan potensi anggota di bidang seni budaya dan Olahraga.
2.    Bentuk Program
a.    Memupuk jiwa semangat keolahragaan menuju persatuan dan kesatuan semua kader dan ormas kepemudaan.
b.    Meningkatkan dan menggalakan serta memperhatikan potensi kader di bidang olahraga dan seni budaya.
c.    Menyalurkan bakat kader sesuai dengan kemampuan.

D.    Program Pengembangan SDM
1.    Target Program
Meningkatkan kualitas SDM sebagai bekal kader dalam menghadapi persaingan global yang lebih kompetitif dalam semua bidang kehidupan.
2.    Bentuk Program
a.    Mengembangakna Intelktualitas dan profesionalisme kader GP Ansor.
b.    Mengadakan pelatihan kader untuk pembedayaan pemuda di kacamatan Ampelgading.
c.    Meningkatakan wawasan, keterampilan kader GP Ansor sebagai kader bangsa.

E.    Program Bidang Pelayanan dan Advokasi
1.    Target Program
Memberikan pelayanan bagi penanganan kasus-kasus di masyarakat yang terjadi serta mengupayakan berlakunya sistem yang berpihak pada kepentingan masyarakat umum.
2.    Bentuk Program
a.    Mengupayakan kebijakan-kebijakan yang mendukung kepentingan masyarakat
b.    Memberikan dorongan dan bantuan moril bagi penyelesaian kasus yang menimpa kalangan pemuda dan masyarakat di kecamatan Ampelgading.

F.    Program Partisipasi
1.    Targer Program
Meningkatkan peran dan partisipasi GP Ansor secara internal NU maupun ekstenal di lingkungan pemerintah dan masyarakat umum.
2.    Bentuk Program
a.    Meningkatkan jalinan komunikasi dan koordinasi dengan lembaga, badan otonom NU dan instansi pemerintah serta lembaga lain.
b.    Mengupayakan peningkatan program-program parsisipasi yang memberi manfaat bagi kader organisasi dan masyarakat umum.

VI.    PENUTUP
Program kerja ini merupakan penuangan ide yang diselaraskan dengan kondisi yang ada di kecamatan Ampelgading maupun di kabupaten Pemalang. Berhasilnya pelaksanaan program ini sangat tergantung pada mekanisme organisasi, parsitipasi Pengurus PG Ansor serta komitmen dan semangat pengabdian para pengurus GP Ansor.
























KEPUTUSAN HASIL RAKERANCAB I
TENTANG RENCANA STATEGIS PROGRAM KERJA TAHUN 2018
MASA KHIDMAT 2018-2020





No   


Program Kerja   
Waktu (Semester)   

Penanggung Jawab
       
1   
2   
3   
4   
5   
6   
7   
8
   

1                                       

2                                       

3                                       

4                                       

5                                       

6                                       

7                                       

8                                       

9                                       

10                                       

11                                       

12                                       

Ditetapkan di     : Ampelgading
    Pada Tanggal     : 18 Februari 2018

Pimpinan Sidang

                                Ketua                                                                                   Sekretaris
                                  Ttd                                                                                          Ttd



                ( M. Khafif Tabarok )                                                     ( Nur Hadi, S.PdI )





KEPUTUSAN RAPAT KERJA ANAK CABANG I
PIMPINAN ANAK CABANG GERAKAN PEMUDA ANSOR
KECAMATAN AMPELGADING TAHUN 2018

Nomor : 04/Rakerancab I/II/2018

Tentang
REKOMENDASI
GERAKAN PEMUDA ANSOR
KECAMATAN AMPELGADING MASA KHIDMAT 2018-2020

Bismillahirohmanirrohim
Rakerancab I Gerakan pemuda Ansor Tahun 2018, setelah :
Menimbang    :    1.    Bahwa Rakerancab  I GP Ansor memandang perlu untuk mengesahkan Organisasi dan Program Kerja.
2.       Bahwa untuk memberikan landasan hukum Organisasi dan Program Kerja, maka dipandang perlu untuk disahkan dalam sebuah keputusan.
Mengingat    :   Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga GP Ansor
Memperhatikan    :   1.    Hasil sidang komisi Organisasi dan Program Kerja.
        2.    Saran-saran yang disampaikan dalam sidang komisi Organisasi dan program Kerja

MEMUTUSKAN

Menetapkan    :   1.    Mengesahkan Rekomendasi Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Ampelgading masa khidmat 2018-2020.
        2.     Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan ditinjau kembali bila ada kekeliruan dalam pelaksanaanya.



    Ditetapkan di     : Ampelgading
    Pada Tanggal     : 18 Februari 2018


Pimpinan Sidang  Program Kerja
Rakerancab I PAC GP Ansor Kec. Ampelgading 2018

                                Ketua                                                                                             Sekretaris
                                  Ttd                                               Ttd



( M. Khafif Tabarok )                                                                      ( Nur Hadi, S.PdI )






KOMISI B
REKOMENDASI

GP Ansor merupakan organisasi yang mempunyai nilai historis, ia bukan organisasi yang lahir diluar rahim sejarah. Ia juga bukan sekedar refleksi idealistik pergulatan teks-teks keagamaan, namun sebagai respon sejarah terhadap kondisi obyektif kebangsaan Indonesia, baik ekonomi, politik, sosial, maupun kebudayaan. Historis ini meletakkan GP Ansor sebagai bagian dari gerakan kepemudaan dan nasionalisme yang tidak terlepas dari masa lampau, masa kini dan masa depan.

Kesadaran sejarah seperti ini mendorong PAC GP Ansor Ampelgading untuk melakukan pembacaan lebih kritis dan kreatif tentang kesejarahannya, formasi sosial kontemporer, dan upaya untuk mengintip lebih kecenderungan (trends) kedepan lebih baik pada level ekonomi, politik, sosial, maupun kebudayaan. Semua hal tersebut merupakan teks-teks sosial yang saling terkait dan berjalan dinamis. Semuanya harus difahami oleh GP Ansor dengan baik agar gerakan dan dinamikanya berjalan dalam lintasan yang sebenarnya.

A.    INTERNAL
1.    PAC GP Ansor Ampelgading
a.    Membuat data base jumlah anggota GP Ansor baik ditingkatan PAC, PR serta potensi kader.
b.    Peningkatan proses kaderisasi dimasing-masing tingkatan sesuai jenjang dan wewenangnya.
c.    Merintis badan usaha demi terwujudnya kemandirian organisasi.

2.    Majelis Wakil Cabang NU Ampelgading
a.    Merekomendasikan kepada MWC NU untuk lebih intens memperhatikan Banom di bawahnya, terutama kaitannya dengan jenajng pengkaderan antar organisasi.
b.    Menyerukan kepada NU dan seluruh Banom agar tetap istiqomah dengan Khitoh 26 NU dan menolak secara tegas untuk tidak terlibat langsung dalam kancah percaturan politik praktis.

B.    EKTERNAL
1.    KANTOR URUSAN AGAMA
a.    Memberikan peluang bagi anggota GP Ansor danMahasiswa NU untuk mendapatkan kemudahan beasiswa baik dalam dan luar negeri.
b.    GP Ansor siap bekerjasama dengan program Kemenag yang berkaitan dengan Kerukunan Umat Beragama demi Kebhinekaan NKRI.

2.    KORAMIL AMPELGADING
a.    GP Ansor siap bekerjasama dengan program Koramil Ampelgading yang berkaitan dengan pembinaan kader dan Kegiatan sosial kemasyarakatan.
b.    GP Ansor merekondasikan kepada Koramil Ampelgading melalui BABINSA agar selalu berkoordinasi dengan GP Ansor dalam upaya menjaga kedaulatan NKRI dari ancaman pihak luar.

3.    POLSEK AMPELGADING
a.    GP Ansor siap bekerjasama dengan program POLSEK Ampelgading yang berkaitan dengan pembinaan kader dan upaya menjaga kondusifitas kehidupan di masyarakat.
b.    GP Ansor merekomendasikan kepada POLSEK Ampelgading melalui BABINKAMTIBMAS agar selalu berkoordinasi dengan GP Ansor dalam upaya menjaga ketertiban dan keamanan di masyarakat.

c.    GP Ansor siap menjadi Mitra sosioalisasi dalam program Kepolisian khususnya Pelopor keselamatan dalam berlalu lintas.

4.    LEGISLATIF
a.    Memperjuangkan isu-isu peningkatan pendidikan yang berkaitan dengan sarana, mutu, sistem pendidikan yang berkualitas di sekolah Formal dan Madrasah Diniyah.
b.    Menuntut realisasi anggaran pendidikan 20% secepatnya dari total anggaran daerah.
c.    Menuntut agar setiap kebijakan yang dikeluarkan benar-benar demi kemaslahatan umat dan bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan.

C.    GP ANSOR DAN PERAN SOSIAL
1.    Sosial
a.    Mengutuk setiap kejahatan kekerasan sosial yang menggunakan kedok agama sebagai dalih pembenarannya, seperti ISIS dll.
b.    Menghimbau setiap generasi muda untuk senantiasa waspada terhadap bahaya narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya, karena pada hakekatnya hal tersebut adalah upaya-upaya untuk merusak moral bangsa.

2.    Politik
a.    Berperan aktif dalam upaya-upaya pembelajaran hak-hak politik warga negara agar masyarakat sadar dan tau akan hak-hak politiknya.
b.    Mendukung penuh moment-moment pesta rakyat (PILKADAM PILEG dan PILPRES) secara kondusif, jujur dan adil.






















KEPUTUSAN HASIL RAKERANCAB I
TENTANG REKOMENDASI TAHUN 2018
MASA KHIDMAT 2018-2020

______________________________________________________________________________________

______________________________________________________________________________________

______________________________________________________________________________________

______________________________________________________________________________________

______________________________________________________________________________________

______________________________________________________________________________________

______________________________________________________________________________________

______________________________________________________________________________________

______________________________________________________________________________________

______________________________________________________________________________________

______________________________________________________________________________________

______________________________________________________________________________________

______________________________________________________________________________________

______________________________________________________________________________________

______________________________________________________________________________________

______________________________________________________________________________________


Ditetapkan di     : Ampelgading
Pada Tanggal    : 03 Desember 2017

Pimpinan Sidang Komisi B

                                  Ketua      Sekretaris
                                    Ttd                                                  Ttd



        ( Edi Masruri )                                                                                   ( Qomarudin, SE )






KEPUTUSAN RAKERANCAB I
PIMPINAN ANAK CABANG GERAKAN PEMUDA ANSOR
KECAMATAN AMPELGADING KAB. PEMALANG TAHUN 2018

Nomor : 05/Rakerancab I/II/2018

Tentang
KE-BANSER-AN
GERAKAN PEMUDA ANSOR
KECAMATAN AMPELGADING MASA KHIDMAT 2018-2018

Bismillahirohmanirrohim
Rakerancab Gerakan pemuda Ansor Tahun 2018, setelah :
Menimbang    :    1.    Bahwa Rakerancab GP Ansor memandang perlu untuk mengesahkan Ke-Banser-an.
2.  Bahwa untuk memberikan landasan hukum ke-Banser-an, maka dipandang perlu untuk disahkan dalam sebuah keputusan.

Mengingat    :   Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga GP Ansor

Memperhatikan    :   1.    Hasil sidang komisi ke-Banser-an.
        2.    Saran-saran yang disampaikan dalam sidang komisi ke-banser-an

MEMUTUSKAN

Menetapkan    :   1.    Mengesahkan Ke-Banser-an Pimpinan Anak cabang GP Ansor Kecamatan Ampelgading masa khidmat 2018-2018.
     2.    Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan ditinjau kembali bila ada kekeliruan dalam pelaksanaanya.


    Ditetapkan di     : Ampelgading
    Pada Tanggal     : 18 Februari 2018


Pimpinan Sidang Komisi Ke-Banser-an
Rakerancab GP ansor Kec. Ampelgading 2018


    Ketua,                                       Sekretaris,
                                              Ttd                                                                               Ttd



                 ( Edi Masruri )                                                             ( Qomarudin, SE )





KOMISI C
KEBANSERAN

I.    PENDAHULUAN
Barisan ANSOR Serbaguna adalah lembaga semi otonom Gerakan Pemuda Ansor yang merupakan wadah kader dalam membentuk karakter GP Ansor yang disiplin, nasionalis dan cinta terhadap ulama. Secara garis besar Barisan Ansor Serbaguna merupakan pengawal kebijakan GP Ansor dan pengawal ulama dan tegaknya NKRI.
II.    MAKSUD DAN TUJUAN
Program Kerja Banser / Barisan Ansor Serbaguna harus bersinergi dengan program GP Ansor, dimaksudkan untuk memberikan pemahaman bahwa BANSER adalah bagian dari GP Ansor yang tidak terpisahkan.
III.    PELAKSANAAN
1.    Pemahaman tentang Banser yang telah ditetapkan oleh Konferensi Anak Cabang GP Ansor ini harus dilaksanakan oleh SATKORKEL BANSER se Kecamatan Ampelgading.
2.    Hasil komisi KEBANSERAN akan ditinjau kembali pada Rapat Kerja Anak Cabang untuk disesuaikan dengan kondisi dan situasi.
IV.    POKOK-POKOK PROGRAM KEBANSERAN
Program Penguatan dan Pengembangan Organisasi
a.    Target Program
Terwujudnya konsolidasi organisasi BANSER yang mencakup pemantapan struktur, mekanisme kerja dan institusi lembaga Satkoryon BANSER, serta semakin mantapnya peran organisasi dalam pengembangan ormas kepemudaan dan masyarakat yang bersifat membina kedisplinan cinta ulama dan bela negara.
b.    Bentuk Program
-    Konsolidasi organisasi secara internal PAC GP ANSOR, SATKORYON BANSER dan SATKORKEL BANSER maupun ekstenal dengan lembaga, badan otonom NU dan Stake Holder ditingkat kecamatan Ampelgading.
-    Mengupayakan tercipnya kesamaan Visi, Misi dan Orientasi Pimpinan GP Ansor dan Banser di semua tingkat kepengurusan.
-    Meningkatkan potensi diri kader dan pengurus Banser GP Ansor melalui jenjang pendidikan dan pelatihan sesuai dengan pedoman pengkaderan Banser.
-    Meningkatkan tertib administrasi dan keterampilan Manajemen dijajarkan Banser.
-    Meningkatkan dan mengembangkan kerjasama yang sinergis dan kemitraan strategis dengan segenap Stakeholder GP Ansor dan Banser dalam pembinaan dan pengembangan pemuda dan mahasiswa.
-    Melakukan pendatan potensi anggot Banser.
-    Meningkatkan daya guna kader-kader GP Ansor baik dikalangan NU maupuan masyarakat luas.
-    Diklatsus 3 bulan
-    Latihan Gabungan (Latgap)
-    Diklatsus Magang minimal 1 pasukan per Satkorkel.
-    Penjagaan pos tertentu (Ngepam)
Wilayah Utara     :     (Sidokare Utara, Sidokare Selatan, Kebagusan, Kebagusan Pulo, Jatirejo,  Cibiyuk)
Wilayah Tengah     : (Ujunggede, Losari, Banglarangan, Karangtengah, Ampelgading)
Wilayah Selatan    :     (Blimbing, Karangtalok, Wonogiri, Kemuning, Tegalsari Barat, Tegalsari   Timur, Sokowati)
KEPUTUSAN HASIL RAKERANCAB I
KOMISI C 
TENTANG (KEBANSERAN )
MASA KHIDMAT 2018-2020





No   


Program Kerja   
Waktu (Semester)   


Penanggung Jawab
       
1   
2   
3   
4   
5   
6   
7   
8
   

1                                       

2                                       

3                                       

4                                       

5                                       

6                                       

7                                       

8                                       

9                                       

10                                       

Ditetapkan di     : Ampelgading
Pada Tanggal    : 03 Desember 2017

Pimpinan Sidang Komisi C

                                  Ketua      Sekretaris
                                    Ttd            Ttd



               ( Imam Nugroho, S.PdI )                                                                ( Subhan Badru )








SIDANG PLENO II
TATA KERJA ORGANISASI DAN EVALUASI KAPENGURUSAN
PIMPINAN ANAK CABANG GP ANSOR KECAMATAN AMPELGADING
MASA KHIDMAT 2018 – 2020

I.    Umum
A.    Kedudukan
1.    Gerakan Pemuda Ansor adalah Badan Otonom Nahdlatul Ulama yang bertugas melaksanakan dan mengembangkan misi NU pada kelompok sasaran pemuda.
2.    Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Ampelgading, secara umum bertugas untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi berbagai program sesuai dengan mis Gerakan Pemuda Ansor di Tingkat Anak Cabang Kecamatan Ampelgading.
3.    Susunan dan Personalia Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Ampelgading disahkan oleh Pimpinan Wilayah GP Ansor (sesuai Peraturan Rumah Tangga GP Ansor hasil Kongres     XV/2015).
4.    Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor kecamatan Ampelgading berhak membentuk Departmen yang bergerakan secara operasional sesuai kebutuhan.

B.    Visi
Terwujudnya suatu masyarakat Pemuda Kecamatan Ampelgading yang produktif, memiliki etos keswadayaan yang tinggi, memiliki kemampuan untuk berkiprah dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahatera lahir dan bathin, serta mampu menjadi kader pelanjut perjuangan Nahdlatul Ulama yang bertumpu pada Revitalisasi Nilai dan Tradisi, Penguatan Sistem Kaderisasi, dan Pemberdayaan Potensi Kader.

C.    Misi dan Peran
Melaksanakan kegiatn yang sesuai dengan kebutuhan kepemudaan Kecamatan Ampelgading, baik yang bersifat masal dan secara langsung melibatkan seluruh komponen GP Ansor di Kecamatan Ampelgading, maupun melakukan peran-peran partisipatif sesuai dengan visi diatas melalui internalisasi nilai Aswaja dan Sifatur Rasul dalam Gerakan Pemuda Ansor, membangun disiplin organisasi dan kaderisasi berbasis Profesi, dan menjadi sentrum lalu lintas informasi dan peluang usaha antar kader dengan stakeholder.

D.    Azas Kerja
Azas kerja yang dikembangkan Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Ampelgading adalah :
1.    Istiqomah
2.    Berorientasi pada pembedayaan pemuda
3.    Demokratis dalam pengambilan keputusan
4.    Realistis dalam perencanaan
5.    Terbuka dalam manajemen, dan
6.    Persahabatan menjaga kebersamaan dalam hubungan antar personil

Azas kerja tersebut bertumpu pada semangat pembinaan sikap dan perilaku yang mengarah pada sifat-sifat :
1.    As-Shidqu (benar dan jujur dalam pernyataan, sikap, perilaku dan kehendak)
2.    Al-Amanah (terpercaya, tepat janji)
3.    At-tasamuh (toleransi)
4.    Al-Adlu (keadilan) dan
5.    Al-Istiqomah (konsisten, teguh pada pendirian)

E.    Ruang Lingkup
Cakupan dan ruang lingkup Mekanisme dan Pedoman Tata Kerja Pimpinan Anak Cabang GP Ansor kecamatan Ampelgading ini adalah meliputi :
1.    Dewan Penasehat PAC GP  Ansor kecamatan Ampelgading masa khidmat 2018-2020
2.    Pengurus Harian PAC GP Ansor Kecamatan Ampelgading yang meliputi : Ketua, wakil-wakil ketua, sekretaris, wakil-wakil sekretaris, bendahara, dan wakil-wakil bendahara)
3.    Departmen-departmen yang berfungsi sebagai pelaksanan kebijakan GP Ansor Kecamatan Ampelgading berkenaan dengan bidang tertentu.
4.    Departmen yang berfungsi melaksanakan kegiatan yang karena sifat programnya memerlukan penanganan khusus)
5.    Satkoryon Banser (Barisan Ansor Serba Guna GP Ansor) sebagai kader inti GP Ansor Kecamatan Ampelgading
6.    Sekretariat Anak Cabang, atau satuan pengendali operasional keseharian PAC GP Ansor Kecamatan Ampelgading, yang teridir dari : sekretaris, wakil-wakil sekretris serta staf administrasi dan tata usaha

II.    TATA KERJA
A.    Dewan Penasehat
1.    Dewan Penasehat terdiri dari mantan Pimpinan Gerakan Pemuda Ansor dan tokoh-tokoh di lingkungan GP Ansor yang dipandang sesuai dengan jabatan dan tugas Dewan Penasehat.
2.    Dewan Penasehat merupakan badan pertimbangan yang berhak memberikan pertimbangan, saran, nasihat baik diminta maupun tidak, dilakukan baik secara peroranan maupun kolektif.
3.    Dewan Penasehat dalam melaksanakan fungsinya tidak melakukan kegiatan operasional, melainkan kegiatan dalam bentuk konsultasi, sumbang saran, konsolidasi dan asistensi.
4.    Peran aktif Dewan Penasehat bersifat fungsional.
5.    Dewan Penasehat berwenang melakukan fungsi arbitrase (pendamai) terhadap Pimpinan Anak Cabang berkaitan dengan hal prinsip, terutama untuk menjaga kemurnian dan konsitensi garis perjuangan GP Ansor.
6.    Dewan Penasehat menjadi mediator untuk pengembangan organisasi, atara Pengurus PAC, Alumni GP Ansor dan Tokoh NU.
7.    Dewan Penasehat memiliki tanggung jawab mengawasi pembinaan ke Anak Cabang Korda sesuai pembagian yang telah ditetapkan kepada pengurus harian PAC GP Ansor Kecamatan Ampelgading 2018-2020.

B.    Pengurus Harian
1.    Pengurus harian sebagai penentu kebijakan sekaligus pelaksanan tugas harian, berkewajiban memimpin dan mengendalikan jalannya roda organisasi, dan hasil-hasil Rapat Kerja Anak Cabang I GP Ansor Kecamatan Ampelgading tahun 2018.
2.    Pengurus harian berfungsi merumuskan kebijakan operasional program, melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program. Bersama smua Departemen-departmen, Pengurus Harian memperluas hubungan kemitraan dengan lembaga/instansi pemerintah maupun swasta.
3.    Pengurus harian sesuai dengan kedudukannya dalam menjalankan tugasnya bersifat koordinatif dan membawahi Departemen-departmen dan Banser yang pembagiannya ditetapkan dalam tata kerja Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Ampelgading masa khidmat 2018-2020
4.    Pengurus harian, salain bertugas mengkoordinasikan tugas tiap-tiap Departmen, Lemabga Maupun Banser juga bertugas dan  beranggung jawab dalam pembinaan kedaerahan (Anak Cabang-korwil) sebagaimana ditetapkan dalam mekanisme dan pedoman tata kerja Pimpinan Anak Cabang ini.
5.    Pengurus harian dalam menjalankan fungsi dan wewenangnya bersifat kolektif.

B.1. Rincian  Tugas dan Wewenang Pengurus Harian
1.   Ketua
a.    Menentukan dan memegang kebijakan umum organisasi
b.    Memiliki wewenang dan mengatasnamakan Pimpinan Anak Cabang yang menyangkut kebijaksanaan organisasi, koordinasi dan konsultasi.
c.    Memimpin, mengendalikan dan mengkoordinasi pelaksaan kebijakan organisasi
d.    memimpin rapat pengurus harian dan rapat pleno PAC GP Ansor.
e.    Bersama Sekretaris menandatangani semua surat keputusan dan surat-surat lainnya.
f.    Selaku mandataris konferensi, bertanggungjawab melaksanakan amanat konferensi dan mempertanggung jawabkan dihadapan konferensi.

2.    Wakil-wakil Ketua
a.    Betugas membantu tugas-tugas ketua
b.    Mewakili tugas dan kedudukan ketua jika ketua berhalangan
c.    Mengkoordinasikan kegiatan Departemen, lembaga dan Banser sebagaimana ditetapkan dalam mekanisem dan pedoman tata kerja PAC GP Ansor ini.
d.    Bertugas dan bertanggung jawab atas terselenggaranya kegiatan pembinaan kedaerahan, sebagimana ditetapkan lebih lanjut mekanisme tata kerja ini.
e.    Merumuskan kebijaksanaan dan pelaksanaan kegiatan Departmen dan bidan glain seperti lembaga yang berada dibawah koordinasinya.
f.    Bersama Sekretaris atau Wakil Sekretaris menanda tangani surat-surat ke dalam dan keluar yang berkenaan dengan bidangnya, dengan sepengetahuan ketua.
g.    Melaksanakan kebijaksanaan organisasi yang menyangkut bidang masing-masing dan mempertanggung jawabkan kepada ketua.

3.    Sekretaris
a.    Membantu ketua dan wakil-wakil ketua dalam mengendalikan dan melaksanakan kegiatan organisasi.
b.    Bertanggung jawab atas pemeliharaan inventaris Pimpinan Anak Cabang
c.    Memimpin, mengendalikan dan mengkoordinasikan kegiatan wakil-wakil sekretaris anak cabang.
d.    Melaksanakan tugas khusus yang menyangkut Departemen atau kelembagaan bersama wakil-wakil ketua.
e.    Bersama wakil-wakil sekretaris, bendahara, dan wakil bendahara mengusahakan dan melengkapi perangkat yang dibutuhkan oleh organisasi.
f.    Mengatur dan mengkoordinasikan pembagian tugas diantara wakil-wakil sekretaris.
g.    Berwenang mengendalikan tugas dan kegiatan keseharian sekretaris anak cabang
h.    Bersama wakil-wakil sekretaris membuat rancangan rumusan peraturan dan keputusan organisasi.
i.    Bersama ketua menandatangani surat-surat, keputusan dan surat-surat lainnya.

4.    Wakil-wakil Sekretaris
a.    Membantu tugas-tugas sekretaris Anak Cabang
b.    Mewakili tugas dan wewenang sekretaris Anak Cabang apabila berhalangan
c.    Melaksanakan tugas khusus yang menyangkut Departmen atau kelembagaan bersama wakil-wakil ketua.
d.    Bersama wakil-wakil ketua merumuskan kebijaksanaan organisasi menyangkut Departmen dan kelembagaan yang menjadi koordinasinya.
e.    Bersama ketua dan wakil-wakil ketua menandatangani surat ke dalam menyangkut bidangnya atau surat keluar di luar bidangnya, apabila sekretaris Anak Cabang atau wakil-wakil sekretaris lainnya berhalangan.
f.    Bertanggung jawab melaksanakan kebijaksanaan sekretaris Anak Cabang terutama menyangkut bidangnya dan mempertanggung jawabkan kepada pengurus harian.

5.    Bendahara
a.    Bertugas mengatur, mengendalikan dan mencatat penerimaan, penyimpanan dan pengeluaran uang dan surat-surat/barang berharga serta semua intentaris milik organisasi.
b.    Bertugas melaporkan neraca keuangan secara berkala (setiap tiga bulan sekali)
c.    Bertugas mengatur dan mengkoordinasikan pembagian tugas wakil bendahara
d.    Berwenang melakukan policy panggilan dan dana pengalokasiannya bersama ketua dan sekretaris.
e.    Berwenang mengadakan penghimpunan dana dari berbagai sumber dengan cara halal dan tidak mengikat.
f.    Bersama sekretaris dan wakil-wakil sekretaris, wakil bendahara dan ketua-ketua Departemen menyusun anggaran biaya kegiatan organisasi.
g.    Bersama ketua atau sekretaris mendisposisi usulan pengeluaran keuangan sesuai dengan kebutuhan.
h.    Melaksanakan tugas khusus yang menyangkut departmen atau kelembagaan bersama wakil-wakil ketua.
i.    Bertanggung jawab terhadap keamanan dan keteraturan penggunanan dana operational dan mempertanggungjawabkan kepada ketua.

6.    Wakil Bendahara
a.    Membantu tugas bendahara
b.    Mewakili tugas bendahara apabila berhalangan
c.    Melakukan tugas khusus yakni bidan pembukuan
d.    Melaksanakan kewenangan bendahara apabila bendahara berhalangan
e.    Memonitor penggunaan uang pada tiap-tiap Departemene atau lembaga.
f.    Bertanggung jawab terhadap setiap penggunaan dana organisasi dan mempertanggung jawabkan kepada bendahara.
g.    Melaksanakan tugas khusus yang menyangkut Departemen atau kelembagaan bersama wakil-wakil ketua.

Koordinasi Departmen, Satkoryon Banser, dan Korwil
C.    Pengurus Departmen
1.    Sesuai dengan Peraturan Rumah Tangga GP Ansor (Pasal 17) hasil Kongres XV/2015 di Yogyakarta, bahwa Pimpinan Anak Cabang berhak membentuk Departemen sesuai dengan kebutuhan diantaranya :
a.    Departemen Organisasi dan Kaderisasi
b.    Departemen Kajian Agama dan Idiologi
c.    Departemen Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi
d.    Departemen Olahraga, Seni dan Budaya
e.    Departemen Hubungan Masyarakat

2.    Pengurus Departemen sesuai kedudukan, adalah sebagai perangkat Pimpinan Anak Cabang yang memiliki tugas pokok sebagai pelaksanan kebijaksanaan yang dirumuskan oleh Pimpinan Anak Cabang.
3.    Pengurus Departemen memiliki tanggung jawab terhadap setiap program dan kegiatan Pimpinan Anak Cabang
4.    Pengurus Departemen berkewajiban untuk menyusun rencana kerja sesuai dengan bidangnya, dan disahkan oleh Pimpinan Anak Cabang setelah melalui proses musyawarah, rapat kerja anak cabang atau forum-forum Pimpinan anak cabang lainnya.
5.    Pengurus Departemen berhak untuk memberikan usualan, saran dan pendapat kepada Pimpian Anak Cabang lainnya, baik secara formal maupun secara informal.
6.    Dibidang administrasi, Pengurus Departemen tidak berhak unutk melakukan surat-menyurat baik intern maupun exteren.

C.1. Rincian Tugas dan Wewenang Pengurus Departemen
1.    Departemen Organisasi dan Kaderisasi
a.    Perumusan konsep-konsep dan aturan-aturan organisasi sebagai penjabaran dan PD/PRT, sesuai dengan tuntutan perkemabgan organisasi.
b.    Penyusunan Rancangan Mekaniseme Kerja Pengurus
c.    Penyusunan rancangan berbagai ketentuan organisasi, administrasi, atribut dan lain-lain, untuk disosialisasikan di tingkat Anak Cabang dan Ranting.
d.    Pendataan data potensi organisasi GP Ansor se Kecamatan Ampelgading
e.    Menyusun modul-modul pelatihan dan kaderisasi
f.    Koordinasi dengan Departemen lain untuk melakukan diklat kepemimpinan keorganisasian dan manejemen, advokasi dan diklat-diklat lain.
2.    Departemen Kajian Agama dan Ideologi
a.    Mengembangkan konsep operasional ideologi Ahlussunnah wal jamaah dalam dimensi sosial, politik, dan ekonomi.
b.    Menjalin kerjasama dengan kelompok-kelompok agama dan ideologi yang berkembang dalam masyarakat.
c.    Menjadi penanggung jawab kegiatan rutin Rijalul Ansor

3.    Departemen Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi
a.    Melakukan pemetaan masalah sosial
b.    Melaksanakan kajian-kajian analisi sosial dan kebijakan publik
c.    Merintis dan mengelola Koperasi/unit/badan usaha Pimpinan Anak Cabang GP Ansor.
d.    Melakukan rekruitmen relawan dan tenaga terlatih lain, bekerjasama dengan Departemen Organisasi dan Kaderisasi.
e.    Berkoordinasi dengan Departemen lain untuk melaksanakan pelatihan keterampilan yang mengarah kepada peningkatan skill dan etos kewirausahaan.

4.    Departemen Olah Raga, Seni dan Budaya
Bidang Olah Raga :
a.    Inventarisasi potensi olah raga di lingkungan Gerakan Pemuda Ansor
b.    Pengembangan bentuk-bentuk olah raga yang sudah ada dilingkungan GP Ansor, melalui turnamen dan kejuaraan.
c.    Menciptakan situasi yang kondusif bagi perkembangan olah raga yang sudah ada, melalui turnamen dan kejuaraan.
d.    Mengadakan turnamen dalam rangka penggalian minat dan bakat kader GP Ansor.

Bidang Seni dan Budaya :
a.    Intentarisasi potensi seni dan budaya di lingkungan GP Ansor
b.    Pengembangan bentuk-bentuk seni dan budaya yang sudah ada dilingkungan GP Ansor.
c.    Menciptakan situasi yang kondusif bagi perkembangan seni dan budaya  yang sudah ada, dengan penyelenggaraan kegiatan festival dan kejuaraaan.
d.    Menciptakan situasi yang kondusif bagi berkembangnya kreasi seni yang dinamis dan menjadi ciri khas seni dan budaya Gerakan Pemuda Ansor.

D.    Pengurus Sarkoryon Banser :
1.    Kasatkoryon Banser Kecamatan Ampelgading adalah anggota Pleno Harian PAC GP Ansor Kecamatan Ampelgading
2.    Pengurus Satkoryon Banser diangkat dan diberhentikan oleh Pimpinan Anak Cabang melalui surat keputusan.
3.    Satkoryon Banser secara struktural berada dibawah koordinasi ketua yang membidangi Departemen Pengembangan Organisasi dan Banser.
4.    Sarkoryon Banser berkewajiban menyusun rencana kegiatan dan melaksanakannya,setelah mendapat persetujuan Pimpinan Anak Cabang.
5.    Sarkoryon Banser berhak untuk memberikan usulan, saran dan pendapat kepada Pimpinan Anak Cabang baik secara formal maupun informal
6.    Dibidang administrasi, Sarkoryon Banser berhak melakukan kegiatan surat-menyurat ke dalam dengan sepengetahuan Pimpinan Anak Cabang.

E.    Kesekretariatan
1.    Sekretariat Anak Cabang merupakan satuan tenaga pengendali organisasi sehari-hari yang terdiri dari sekretaris, wakil-wakil sekretaris dan dibantu beberapa tenaga administrasi/kesekretariatan.
2.    Sekretariat berfungsi sebagai pengendali dan pengolah setiap informasi berupa surat-surat atau bentuk lain, kedalam atau keluar.
3.    Sekretariat bertugas menggandakan dan menyebar luaskan produk-produk organisasi.
4.    Sekretariat Anak Cabang melaksanakan fungsi rumah tangga organisasi bersama bendahara, bagian pembukuan dan kasir.
5.    Sekretariat Anak Cabang bertugas merencanakan dan melaksanakan rapat-rapat organisasi.

F.    Forum Anak Cabang
1.    Rapat Pengurus Harian
a.    Rapat Pengurus Harian sekurang-kurangnya sebulan sekali dihadiri ketua, wakil-wakil, sekretaris, wakil-wakil sekretaris, bendahara dan wakil bendahara.
b.    Rapat Pengurus Harian berfungsi :
1.     Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan-kegiatan masing-masing Departemen, Lembaga dan   Banser.
2.     Membahas persoalan organisasi secara menyeluruh
3.     Membahas hal-hal dan persoalan aktual yang berkembang dan memerlukan tanggapan atau sikap organisasi.
4.    membahas hal-hal dan persoalan aktual yang berkembang dan memerlukan tanggapan atau sikap organisasi.

2.    Rapat Koordinasi Departemen-Departemen, Lembaga dan Banser
a.    Rapat ini sekurang-kurangnya dua bulan sekali, dihadiri oleh Ketua Koordinasi Bidang dan Ketua Departemen dan Anggota serta Dewan Pelaksanan Departemen, Sekretaris dan anggota.
b.    Rapat ini berfungsu dan berwenang :
1.    Mempersiapkan kegiatan yagn akan dilaksanakan oleh masing-masing Departemen, Lembaga atau Banser
2.    Membahas persoalan yang terjadi dalam pelaksanaan kegiatan
3.    Menetapkan skala prioritas kegiatan tahunan
4.    Mengevaluasi program dan kegiatan dan perkembangan organisasi

3.    Rapat Dewan Penasehat
a.    Rapat Dewan Penasehat diadakan sekurang-kurangnya setahun sekali dan bila perlu dihadiri oleh ketua dan wakil-wakil ketua serta sekretaris.
b.    Rapat Dewan Penasehat brefungsi dan berwenang :
1.    Mengadakan evaluasi terhadap perkembangan organisasi
2.    Merumuskan usulan-usulan dan pendapat yang akan disampaikan secara kolektif kepada Pimpinan Anak Cabang

4.    Rapat Khusus
a.    Rapat pleno diadakan sekurang-kuranngy tiga bulan sekali, dan dihadiri oleh Dewan Penasehatm Pengurus Harian, Departemen, Lembaga Banser & Korwil
b.    Rapat pleno berfungsi untuk membahas permasalahan organisasi yang sedang berkembang baik yang berkaitan dengan program, kelembagaan, personil dan lainnya
c.    Rapat pleno berfungsi mengevaluasi pelaksanaan program dan melaksanakan perencanaan program selanjutnya.
d.    Rapat pleno berhak memutuskan permasalahan-permasalahan yang terkait dengan konstitusi,  seperti reshufle dan pengisian lowongan jabatan antar waktu, dll

Ketentuan Khusus
1.    Keterangan dan/atau pernyataan kepada pers mengenai pendapat dan sikap PAC GP Ansor kecamatan Ampelgading yang dianggap mendasar, sensitif, dan sangat penting dikeluarkan melalui mekanisem Rapat Harian. Kecuali dalam situasi yang mendesak dan temporer, Ketua dapat secara langsung memberikan keterangan dan/atau pernyataan kepada pers. Mengenai keterangan dan/atau pernyataan kepada pers mengenai perndapat dan sikap PAC GP Ansor Kecamatan Ampelgading, pada hakikatnya merupakan wewenang Ketua yang berhak bertindak dan berhubungan keluar dengan dan atas nama organisasi.
Dalam situasi umum, Departemen Informasi menjadi juru bicara organisasi. Pengurus Harian yang lain dapat memberikan keterangan dan /atau pernyataan kepada pers mengenai pendapat dan sikap PAC GP Ansor Kecamatan Ampelgading atas ijin dari Ketua.

2.    Pembagian koordinator  wilayah (Korwil) binaan Pengurus PAC GP Ansor terhadap PR-PR dengan tugas dan kewajiban membina, mengarahkan, melaporkan secara periodik perkembangan wilayahnya masing-masing, diatur sebagai berikut :
a.    Wilayah Utara meliputi Sidokare Utara, Sidokare Selatan, Kebagusan, Kebagusan Pulo, Jatirejo, Cibiyuk dengan kordinator-kordinator Sahabat :
1.    Shbt. M. KHAFIF TABAROK
2.    Shbt. NUR HADI, S.PdI
3.    Shbt. SUGIYANTO
4.    Shbt. SAEFUL BAHRI, S.PdI

b.    Wilayah Tengah meliputi Ujuggede, Losari, Banglarangan, Karangtengah, Ampelgading dengan kordinator-kordinator Sahabat :
1.    Shbt. IMAM NUGROHO, S.HI
2.    Shbt. SYAEFUL FAHRONI
3.    Shbt. QOMARUDIN, SE
4.    Shbt. ZAENAL ASIKIN

c.    Wilayah Selatan meliputi Blimbing, Karangtalok, Wonogiri, Kemuning, Tegalsari Barat, Tegalsari Timur, Sokowati dengan kordinator-kordinator Sahabat :
1.    Shbt. EDI MASRURI
2.    Shbt. MOHAMMAD KHOEIRUL ANAM
3.    Shbt. M. ZAINUDIN
4.    Shbt. FANDI FIRMANSYAH
5.    Shbt. SUKARNO

3.    Secara teknis koordinasi antar pengurus dilakukan oleh sekretariat. Dalam hal ini, sekretariat menghubungi pengurus melalui dua cara :
Pertama, dalam kondisi normal dan memungkinkan dilakukan melalui mekanisme korespodensi surat menyurat.
Kedua, dalam kondisi dan situasi tertentu hanya akan dilakukan melalui hubungan sms, WA, BB, telepon, faximile, Facebookm Massenger dan e-mail yang resmi.
4.    Dalam hal evaluasi kepengurusan PAC GP Ansor mengambil langkah untuk meresuffle sejumlah pengurus di jajaran departemen PAC GP Ansor Kecamatan Ampelgading yang masih di rasakan belum maksimal dalam berkhidmat kepada GP Ansor di Anak Cabang. Hal ini akan ditentukan dengan Rapat pleno Pengurus Harian.
Adapun nama-nama yangakan di resuflle adalah sebagai berikut :

a.    ..........................................................    e.     ..........................................................

b.    ..........................................................    f.    ..........................................................

c.    ..........................................................    g.    ..........................................................

d.    ..........................................................    h.    ..........................................................







LAPORAN KINERJA KETUA-KETUA BIDANG
PAC GP ANSOR KEC. AMPELGADING MASA KHIDMAT 2018 – 2020
PERIODE TAHUN 2018-2019

MATRIK PROGRAM KERJA DAN REALISASINNYA
PAC GP ANSOR KEC. AMPELGADING
MASA KHIDMAT 2018 – 2020

Depatemen Organisasi dan  Kaderisasi

No    Program Kerja   
Narasumber    Waktu (Semester)    Orientasi     Keterangan
            1    2    3    4    5    6    7    8    9    10       
1    Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD)                                                Sidokare Selatan     Bekerjsama dengan Kebanseran
2                                                       
3                                                         
4                                                         
5                                                         

Penanggung Jawab :
Ketua : M. Khafif Tabarok
Sekretaris : Nur Hadi, S.PdI
Anggota :     1.    Sugiyanto
2.    Syaeful Fahroni
3.    Sukarno
4.    Muhammad Zainudin



























PROGRAM KERJA DEPARTEMEN KAJIAN DAN IDIOLOGI
PAC GP ANSOR KEC. AMPELGADING
MASA KHIDMAT 2018 – 2020

No    Program Kerja    Waktu (Semester)    Tempat     Keterangan
        1    2    3    4    5    6    7    8    9    10       
1    Pembuatan Buku (Rotib Al Athos)                    v                             Kerjasama dengan percetakan
2    Majelis Dzikir Rijalul Ansor    v    v    v    v    v    v    v    v    v    v     PR. GP Ansor Se-Kec Ampelgading   
3    Arisan PR GP Ansor se-kec Ampelgading    v    v    v    v    v    v    v    v    v    v    Shohibul Tempat    Pelakasanaan MDRA
4     Merawat dan Melestarikan Makam Waliyullah di wilayah kec. Ampelgading (Ziarah)                                                 1.Mbah Sholeh (Kebagusan)
2.
3.
4.
5.
5                                                     

Penanggung Jawab :
Ketua : Edi Masruri
Sekretaris : Zaenal Asikin
Anggota :     1.    Khafidun Naim, S.HI
2.    Muhammad Zakaria
3.    Muksan



























PROGRAM KERJA DEPARTEMEN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN EKONOMI
PAC GP ANSOR KEC. AMPELGADING
MASA KHIDMAT 2018 – 2020

No    Program Kerja    Waktu (Semester)    Tempat     Keterangan
        1    2    3    4    5    6    7    8    9    10       
1    Bazar (Atribut Organisasi Ansor dan NU pada Umumnya)    v    v    v    v    v    v    v    v    v    v    Setiap Kegiatan   
2                                                   
3                                                    
4                                                     
5                                                     

Penanggung Jawab :
Ketua : Syaeful Bahri, S.Pd
Sekretaris : Qomarudin, SE
Anggota :     1.    Sugiono
2.    Rudi Heryanto
3.    Sugito
4.    Maizul Aziz

































PROGRAM KERJA DEPARTEMEN OLAHRAGA, SENI DAN BUDAYA
PAC GP ANSOR KEC. AMPELGADING
MASA KHIDMAT 2018 – 2020

No    Program Kerja    Waktu (Semester)    Tempat     Keterangan
        1    2    3    4    5    6    7    8    9    10       
1    Turnamen Antar Ranting (Tenis Meja dan Bulutangkis)                                v                M. Nuro’in (PJ)
2                                                   
3                                                    
4                                                     
5                                                     


Penanggung Jawab :
Ketua : Mohammad Khafif Tabarok
Sekretaris : Nur Hadi, S.PdI
Anggota :     1.    Muhammad Nuro’in
2.    Ahmad Zainul Alam
3.    Abdul Munif
4.    Rifaudin
































PROGRAM KERJA SATUAN KOORDINASI RAYON BANSER (SATKORYON)
PAC GP ANSOR KEC. AMPELGADING
MASA KHIDMAT 2018 – 2020

No    Program Kerja    Waktu (Semester)    Tempat     Keterangan
        1    2    3    4    5    6    7    8    9    10       
1    Latihan Gabungan (Latgab)            v            v            v        Kondisional   
2    PAM Lebaran                        v                    Kondisional    Koordinasi dengan Polsek Ampelgading
3    DIKLATSAR (Pendidikan dan Latihan Dasar Banser)                    v                            Karangtalok     Kerjasama dengan Deprt. Organisasi dan Kaderisasi
4                                                     
5                                                     


Penanggung Jawab :
Ketua : Imam Nugroho, S.PdI
Sekretaris : Subhan Badru
Anggota :     Satuan Koordinasi Kelompok Banser (Satkorkel) se-Kec Ampelgading






























PROGRAM KERJA DEPARTEMEN HUBUNGAN MASYARAKAT
PAC GP ANSOR KEC. AMPELGADING
MASA KHIDMAT 2018 – 2020

No    Program Kerja    Waktu (Semester)    Tempat     Keterangan
        1    2    3    4    5    6    7    8    9    10       
1    Sosialisasi Hasil Rakerancab                                            Kondisional   
2    Turba PAC GP Ansor Kec. Ampelgading                                            Kondisional   
3                                                     
4                                                     
5                                                     

Penanggung Jawab :
PAC GP Ansor Kec. Ampelgading
Anggota :     1.    Ari Wijayanto
2.    Khaerudin
3.    Ali Sodikin
4.    Juri Yatno



































SUSUNAN PENGURUS
PIMPINAN ANAK CABANG GERAKAN PEMUDA ANSOR KEC. AMPELGADING
MASA KHIDMAT 2018 – 2020

I.    PENGURUS HARIAN

KETUA            : MEGA KURNIAWAN, S. PD        (Ampelgading)
WAKIL KETUA        : MOHAMMAD KHAFIF TABAROK    (Jatirejo)
WAKIL KETUA        : EDI MASRURI            (Ujunggede)
WAKIL KETUA        : SYAEFUL BAHRI, S. PD        (Kebagusan)
WAKIL KETUA         : IMAM NUGROHO, S. PD.I        (Jatirejo)

SEKRETARIS        : FANDI FIRMANSYAH, A.Md    (Banglarangan)
WAKIL SEKRETARIS    : NUR HADI, S.PD.I            (Ujunggede)
WAKIL SEKRETARIS    : ZAENAL ASIKIN            (Kebagusan)
WAKIL SEKRETARIS    : QOMARUDIN, S.E            (Jatirejo)
WAKIL SEKRETARIS    : SUBHAN            (Kebagusan)

BENDAHARA        : ASROFIK, S.E             (Jatirejo)
WAKIL BENDAHARA     : HARMOKO            (Sidokare Selatan)
WAKIL BENDAHARA     : MOHAMMAD KHOEIRUL ANAM    (Karangtalok)


II.    DEPARTMEN-DEPARTMEN
A.    ORGANISASI DAN KADERISASI
1.    Sugiyanto                    (Sidokare Selatan)
2.    Syaeful Fahroni                    (Jatirejo)
3.    Sukarno                    (Ampelgading)
4.    Muhammad Zainudin                (Karangtalok)

B.    KAJIAN AGAMA DAN IDIOLOGI   
1.    Khafidun Naim, S.Hi                (Kebagusan)
2.    Muhammad Zakaria                (Tegalsari Barat)
3.    Muksan                        (Jatirejo)

C.    PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN EKONOMI
1.    Sugiono                    (Ujunggede)
2.    Rudi Heryanto                    (Losari)
3.    Sugito                        (Ampelgading)
4.    Maizul Aziz                    (Kebagusan)
       
D.    OLAHRAGA DAN SENI BUDAYA   
1.    Mohammad Nuro’in                (Sidokare Utara)
2.    Ahmad Zainul Alam                (Wonogiri)
3.    Abdul Munif                    (Kebagusan)
4.    Rifaudin                    (Sidokare Utara)

E.    DEPARTMEN HUBUNGAN MASYARAKAT
1.    Ari Wijayanto                    (Karangtalok)
2.    Khaerudin                     (Kebagusan Pulo)
3.    Ali Sodikin                    (Tegalsari Barat)
4.    Juri Yatno                    (Ujunggede)





III.    DEWAN PENASEHAT       

Ketua    :     Fuad Zaenudin, S. Pd.I

Anggota    :     Mohammad Masruri, M. Si

    Mohammad Yahya

    Sukron Jamil

    Amir Mahmud

    M. Sodri

    Solihin













































MARS BANSER

IJINKAN AYAH IJINKAN IBU
RELAKAN KAMI PERGI BERJUANG
DI BAWAH KIBARAN BENDERA NU
MAJULAH AYO MAJU SERANG
SERBU

TIDAK KEMBALI PULANG
SEBELUM KITA YANG MENANG
WALAU MAYAT TERKAPAR DI MEDAN PERANG
DEMI AGAMA KU RELA BERKORBAN

MAJU AYO MAJU AYO TERUS MAJU
SINGKIRKAN DIA.. DIA.. DIA..
KIKIS HABILAH MREKA
MUSUH AGAMA DAN ULAMA

WAHAI BARISAN ANSOR SERBA GUNA
DIMANA ENGKAU BERADA
DISINI,

TERUSKANLAH PERJUANGAN
DEMI AGAMA KU RELA BERKORBAN .... (2X)









       



Precented by
PAC GP ANSOR KEC. AMPELGADING
TAHUN 2018



Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email : ansorampelgading@gmail.com